Mini SUV listrik termurah — pintu masuk baru ke dunia EV.
Harga VinFast VF5 di Indonesia mulai Rp 200 jt (kisaran OTR, diperbarui Oktober 2026).
Estimasi OTR per Agustus 2026 dari materi pabrikan/diler resmi — cek diler untuk harga final.
Bandingkan harga, jarak tempuh & simulasi cicilan semua model, atau hubungi kami untuk info kerja sama & diler.
Pengisian Mandiri Lambat (Listrik Rumah/Wallbox)
Pengisian Cepat Stasiun Umum (Daya Maks: DC support)
| Merek | VinFast |
| Tipe bodi | SUV |
| Tahun | 2025 |
| Baterai | 37.2 kWh |
| Jarak tempuh (klaim) | 326 km |
| Tenaga motor | 100 kW |
| Top speed | 130 km/jam |
| Fast charging DC | DC support |
| Kapasitas | 5 penumpang |
| Kisaran harga | Rp 200–250 jt |
VinFast VF5 adalah SUV mungil bertenaga listrik yang membidik segmen paling menantang di Indonesia: mobil listrik terjangkau untuk keluarga muda perkotaan. Dengan kisaran harga Rp200–250 juta (OTR, cek diler resmi untuk angka pasti), VF5 masuk ke ranah yang sama dengan Wuling Air ev (214–290 jt), Neta V-II (299–329 jt), BYD Atto 1 (195–235 jt), hingga saudaranya sendiri VinFast VF 3 (156–227 jt).
Menariknya, VF5 menawarkan bentuk SUV lima kursi dengan harga yang biasanya hanya bisa membeli city car. Ini menjadikannya pilihan menarik bagi Anda yang ingin postur mobil lebih tinggi, kesan gagah, dan ruang kabin realistis untuk keluarga kecil, tanpa harus menembus angka Rp300 juta ke atas.
VF5 dibekali motor listrik 100 kW (sekitar 134 hp) dengan top speed 130 km/jam. Untuk mobil sekecil ini, angka tenaga tersebut tergolong sangat memadai—bahkan cenderung lincah. Karakter motor listrik yang menyalurkan torsi instan membuat VF5 responsif saat menyalip di jalan kota atau menanjak ringan.
Data akselerasi 0–100 km/jam resmi tidak tersedia, jadi kami tidak akan mengarang angka. Namun dengan bobot ringan khas SUV kompak dan tenaga 100 kW, VF5 seharusnya terasa gesit di lalu lintas perkotaan. Top speed 130 km/jam sudah lebih dari cukup untuk kondisi tol Indonesia yang dibatasi 100–120 km/jam.
VF5 menggunakan baterai 37,2 kWh dengan klaim jarak tempuh 326 km. Perlu diingat, angka ini adalah klaim pabrik (siklus uji), dan realita di jalan hampir selalu lebih rendah—terutama di Indonesia dengan iklim tropis, penggunaan AC terus-menerus, serta kemacetan.
Perkiraan realistis pemakaian sehari-hari:
Dibandingkan Wuling Air ev (klaim 300 km, baterai 26,7 kWh), VF5 unggul kapasitas dan jarak. Namun dibandingkan Neta V-II (401 km, 40,7 kWh) atau BYD Atto 1 (380 km, 38,88 kWh), jarak klaim VF5 sedikit tertinggal. Gunakan kalkulator hemat untuk memperkirakan biaya harian Anda.
VF5 mendukung pengisian DC (arus searah), yang berarti bisa memanfaatkan SPKLU cepat yang jaringannya terus berkembang di kota besar dan rest area tol. Rincian daya maksimum tidak tercantum dalam data, jadi kami sarankan konfirmasi ke diler.
Untuk pemakaian harian, mengisi di rumah via AC (wallbox atau colokan) tetap paling ekonomis. Dengan tarif listrik PLN rumah tangga sekitar Rp1.400–1.700 per kWh, mengisi baterai 37,2 kWh dari kosong ke penuh hanya menghabiskan biaya sekitar Rp50–65 ribu—jauh lebih murah dibanding mobil bensin. Baterai yang relatif kecil juga berarti waktu pengisian AC di rumah tidak terlalu lama.
Sebagai SUV 5 kursi, VF5 menawarkan posisi duduk lebih tinggi yang memudahkan naik-turun, visibilitas baik di jalan padat, dan ground clearance khas SUV yang membantu menghadapi polisi tidur serta jalan tidak rata. Untuk keluarga kecil dengan dua anak, kabinnya memadai untuk kebutuhan harian, meski jangan berharap kelegaan setara SUV menengah seperti BYD Atto 3.
Dimensi kompak menjadi nilai plus untuk manuver dan parkir di area padat perkotaan. Sebagai mobil di rentang harga ini, ekspektasi fitur kenyamanan sebaiknya realistis; pastikan cek langsung kelengkapan varian di diler.
Di rentang Rp200–250 juta, VF5 menawarkan proposisi menarik: bentuk SUV, tenaga 100 kW yang lumayan, dan dukungan DC charging—paket yang sulit ditemukan di kelas harga ini. Bandingkan dengan Wuling Air ev yang bertenaga lebih kecil, atau VF 3 yang lebih mungil (city car, baterai 18,6 kWh). Neta V-II dan BYD Atto 1 menjadi rival langsung dengan jarak klaim lebih tinggi, sehingga layak Anda komparasi berdampingan.
Pertimbangan penting di Indonesia adalah jaringan purna jual dan sebaran diler VinFast yang masih tergolong baru dibanding merek mapan. Faktor ini memengaruhi kemudahan servis dan nilai jual kembali.
VinFast VF5 paling cocok untuk keluarga muda perkotaan atau pembeli mobil listrik pertama yang menginginkan bentuk SUV dengan anggaran di kisaran Rp200–250 jutaan. Ia ideal sebagai kendaraan komuter harian yang irit dan lincah, bukan sebagai andalan perjalanan lintas kota jauh. Jika prioritas Anda jarak tempuh maksimal atau jaringan servis luas, pertimbangkan juga rival di katalog sebelum memutuskan. Selalu konfirmasi harga OTR dan spesifikasi varian langsung ke diler resmi.
Harga & unit bisa berbeda per wilayah dan waktu. Konfirmasi ketersediaan dan penawaran terbaru langsung ke diler resmi VinFast.
Model listrik lain yang sekelas — bandingkan sebelum memutuskan.