Hot-hatch listrik: performa sirkuit dengan simulasi gigi & suara.
Harga Hyundai Ioniq 5 N di Indonesia mulai Rp 1,5 miliar (kisaran OTR, diperbarui Oktober 2026).
Estimasi OTR per Agustus 2026 dari materi pabrikan/diler resmi — cek diler untuk harga final.
Bandingkan harga, jarak tempuh & simulasi cicilan semua model, atau hubungi kami untuk info kerja sama & diler.
Pengisian Mandiri Lambat (Listrik Rumah/Wallbox)
Pengisian Cepat Stasiun Umum (Daya Maks: 233 kW)
| Merek | Hyundai |
| Tipe bodi | SUV |
| Tahun | 2024 |
| Baterai | 84 kWh |
| Jarak tempuh (klaim) | 448 km |
| Tenaga motor | 478 kW |
| 0–100 km/jam | 3.4 detik |
| Top speed | 260 km/jam |
| Fast charging DC | 233 kW |
| Kapasitas | 5 penumpang |
| Kisaran harga | Rp 1,5 miliar – Rp 1,6 miliar |
Hyundai Ioniq 5 N bukan mobil listrik biasa. Ini adalah versi berperforma tinggi dari Ioniq 5 reguler, dibangun oleh divisi "N" Hyundai — divisi yang khusus menggarap mobil kencang bernuansa sirkuit. Dengan kisaran harga Rp1.500–1.600 juta OTR (kisaran, silakan cek diler resmi untuk angka final di kota Anda), mobil ini menyasar kalangan yang mampu, gemar mengemudi, dan ingin sensasi mobil sport dalam balutan SUV listrik lima kursi yang tetap bisa dipakai harian.
Posisinya unik di pasar Indonesia. Ia jauh lebih mahal dari Ioniq 5 standar (Rp809–934 juta) karena yang Anda bayar adalah performa, bukan sekadar jarak tempuh atau kemewahan. Jika Anda mencari SUV listrik keluarga murni, banyak opsi lebih rasional. Tapi jika Anda seorang enthusiast, Ioniq 5 N nyaris tak ada tandingan di rentang harganya.
Inilah jantung dari mobil ini. Ioniq 5 N menghasilkan tenaga 478 kW (setara sekitar 650 tenaga kuda) yang mendorongnya dari 0–100 km/jam hanya dalam 3,4 detik dengan kecepatan puncak 260 km/jam. Angka ini menempatkannya di jajaran mobil tercepat di seluruh katalog kami — mengalahkan akselerasi banyak sedan mewah Jerman seharga jauh lebih tinggi.
Yang membuatnya istimewa bukan hanya angka, tapi karakternya. Hyundai menyematkan fitur simulasi perpindahan gigi dan suara mesin buatan agar terasa seperti mobil bensin berperforma. Bagi penggemar mengemudi, ini mengatasi keluhan klasik mobil listrik yang terasa "hambar". Namun perlu diingat: performa ekstrem seperti ini paling terasa manfaatnya di jalan bebas hambatan atau trek, bukan di kemacetan Jakarta.
Ioniq 5 N dibekali baterai 84 kWh dengan klaim jarak 448 km. Perlu ditegaskan: angka ini adalah klaim pabrik, dan realita di jalan hampir pasti lebih rendah — apalagi jika Anda sering memanfaatkan performanya. Dalam pemakaian agresif, jarak nyata bisa turun signifikan. Dengan gaya berkendara wajar di kota, realistis Anda mungkin mendapat kisaran 330–400 km.
Menariknya, dengan baterai lebih besar (84 kWh vs 72,6 kWh milik Ioniq 5 biasa), klaim jaraknya justru lebih pendek (448 km vs 481 km). Ini konsekuensi bobot ekstra dan tuning performa. Untuk penggunaan harian dalam kota, jarak ini lebih dari cukup. Untuk perjalanan luar kota antar-provinsi, Anda tetap perlu merencanakan titik pengisian.
Kabar baiknya, Ioniq 5 N memakai arsitektur 800 volt yang mendukung pengisian DC cepat hingga 233 kW. Ini termasuk yang tercepat di pasar. Di SPKLU DC ultra-cepat, pengisian dari kondisi rendah ke penuh bisa berlangsung sangat singkat dibanding mayoritas mobil listrik lain — sebuah nilai plus besar untuk perjalanan jauh.
Untuk pemakaian harian, mengisi di rumah lewat AC charging tetap paling nyaman: colok malam hari, penuh saat pagi. Dengan tarif listrik PLN rumah tangga, mengisi baterai 84 kWh jauh lebih murah dibanding mengisi bensin mobil sekelas. Anda bisa memperkirakan penghematannya lewat kalkulator hemat kami. Perlu diingat, iklim tropis Indonesia dan penggunaan AC juga memengaruhi efisiensi sebenarnya.
Meski berjiwa sport, Ioniq 5 N tetap SUV lima kursi dengan basis Ioniq 5 yang lapang. Kabinnya luas berkat platform khusus listrik dengan lantai datar, kursi nyaman, dan bagasi memadai untuk keluarga. Ground clearance dan dimensi SUV membuatnya cukup fleksibel di jalan Indonesia yang variatif, meski suspensi yang lebih kaku demi performa bisa terasa lebih keras di jalan rusak dibanding versi standar.
Di angka Rp1.500–1.600 juta OTR, Ioniq 5 N adalah pembelian emosional, bukan rasional. Dibandingkan pesaing di rentang harga serupa seperti Mercedes-Benz EQA (Rp1.570–1.650 juta) atau Kia EV9 (Rp1.300–1.400 juta), Ioniq 5 N kalah dalam kemewahan atau kapasitas, tapi menang telak dalam performa mentah. Bahkan MG Cyberster (Rp1.688–1.704 juta) yang juga sporty tak menawarkan kepraktisan SUV lima kursi seperti ini. Bandingkan lebih detail lewat halaman komparasi kami.
Hyundai Ioniq 5 N adalah mobil listrik untuk enthusiast — mereka yang benar-benar mencintai sensasi mengemudi dan punya anggaran lebih. Ini bukan pilihan bijak jika prioritas Anda adalah jarak tempuh maksimal, kenyamanan mewah, atau efisiensi biaya. Namun jika Anda ingin satu mobil yang bisa mengantar keluarga sekaligus memberi adrenalin di akhir pekan, mobil ini menawarkan paket langka. Sebelum memutuskan, jelajahi opsi lain di katalog kami dan pastikan performa ekstrem memang yang benar-benar Anda butuhkan.
| Kimia baterai | NMC (84 kWh) |
| Arsitektur listrik | 800 V (platform E-GMP) |
| Motor | Dual motor PMSM |
| Penggerak | Gerak semua roda (AWD) |
| Tenaga puncak | Hingga 478 kW (mode N Grin Boost) |
| Pengisian DC cepat | Sangat cepat (800V) |
| Vehicle-to-Load (V2L) | Ya |
| Fitur khas | N e-Shift (simulasi gigi) + N Active Sound |
Warna, foto detail & video bersumber dari materi resmi pabrikan/diler. Foto berhak cipta pemiliknya; ditampilkan untuk keperluan referensi dengan mencantumkan sumber.
Harga & unit bisa berbeda per wilayah dan waktu. Konfirmasi ketersediaan dan penawaran terbaru langsung ke diler resmi Hyundai.
Model listrik lain yang sekelas — bandingkan sebelum memutuskan.