Chery · SUV · 2024

Chery J6

SUV listrik boxy bergaya petualang, beda dari yang lain.

Kisaran OTR (estimasi)
Rp 490–540 jt
Estimasi OTR per Agustus 2026 dari materi pabrikan/diler resmi — cek diler untuk harga final.
Foto Chery J6
Foto: Ethan Llamas (CC BY-SA 4.0) via Wikimedia Commons
Jarak Tempuh 450 km
Kapasitas Baterai 69.8 kWh
Tenaga 205 kW
Kapasitas 5 orang

Spesifikasi Lengkap

MerekChery
Tipe bodiSUV
Tahun2024
Baterai69.8 kWh
Jarak tempuh (klaim)450 km
Tenaga motor205 kW
0–100 km/jam6.9 detik
Top speed170 km/jam
Fast charging DC80 kW
Kapasitas5 penumpang
Kisaran hargaRp 490–540 jt

Kelebihan & Kekurangan

👍 Kelebihan
  • Desain kotak retro yang menonjol
  • Pilihan penggerak 4 roda
  • Ground clearance lega
👎 Kekurangan
  • Efisiensi bodi kotak lebih boros
  • Merek relatif baru

Ulasan Mendalam Chery J6

Untuk Siapa Chery J6 Ini?

Chery J6 adalah SUV listrik keluaran 2024 yang membidik segmen menengah dengan gaya yang cukup berbeda dari kebanyakan SUV bulat-membulat di pasar. Desainnya boxy alias kotak-tegas, memberi aura petualang yang jarang ditemui di kelas mobil listrik Indonesia. Dengan kisaran harga OTR Rp490–540 juta (tetap cek diler resmi karena bisa berbeda antar kota), J6 menyasar konsumen yang menginginkan SUV bergaya lifestyle namun tetap masuk akal secara harga, tanpa harus melompat ke merek premium Eropa.

Posisinya di pasar cukup menarik: ia berada satu strata di atas saudaranya sendiri, Chery Omoda E5 (Rp488–508 juta, baterai 61,1 kWh), dengan menawarkan baterai lebih besar dan tenaga lebih galak. Ini menjadikan J6 pilihan bagi pembeli yang butuh performa serta karakter berkendara lebih berani.

Pengalaman Berkendara & Performa

Di sinilah J6 unggul. Motor listriknya menghasilkan 205 kW tenaga dengan akselerasi 0–100 km/jam hanya 6,9 detik dan top speed 170 km/jam. Angka ini termasuk sangat responsif untuk SUV di kelas harga Rp500 jutaan. Torsi instan khas mobil listrik membuat tarikan dari lampu merah terasa sigap, sangat membantu saat menyalip di jalur luar kota.

Sebagai perbandingan, banyak SUV listrik sekelas lebih fokus pada efisiensi ketimbang performa. J6 memberi Anda kelebihan tenaga yang jarang terpakai penuh di lalu lintas Indonesia, tapi terasa menyenangkan saat dibutuhkan. Bodinya yang tinggi tetap perlu diwaspadai saat menikung cepat, jadi jangan berharap ini terasa seperti sedan sport.

Baterai & Jarak Tempuh

J6 dibekali baterai 69,8 kWh dengan klaim jarak tempuh 450 km. Ingat, angka ini adalah klaim pabrik (umumnya siklus CLTC) — di dunia nyata biasanya lebih rendah, terutama dengan AC menyala terus di iklim tropis dan gaya berkendara agresif memanfaatkan tenaga besarnya.

  • Harian dalam kota: Realistis Anda bisa dapat sekitar 330–390 km, cukup untuk pemakaian seminggu penuh komuter tanpa perlu sering mengisi.
  • Luar kota: Perjalanan Jakarta–Bandung pulang-pergi sangat aman; rute lebih jauh perlu perencanaan titik SPKLU.

Menariknya, baterai J6 (69,8 kWh) lebih besar dibanding Omoda E5, MG ZS EV, atau Geely EX5, memberi bantalan jarak yang lebih lega untuk mengatasi degradasi klaim.

Pengisian Daya

Untuk pengisian cepat, J6 mendukung DC hingga 80 kW. Ini bukan yang tercepat di pasar, tapi memadai — di SPKLU fast charging, mengisi dari kondisi rendah ke sekitar 80% umumnya memakan waktu kurang lebih 40–50 menit, cocok untuk rehat kopi di rest area tol.

Untuk harian, pengisian AC di rumah tetap paling ekonomis. Dengan tarif listrik PLN rumahan, mengisi baterai 69,8 kWh dari kosong ke penuh jauh lebih murah dibanding BBM setara. Anda bisa memperkirakan penghematannya lewat kalkulator hemat kami. Idealnya pasang wallbox agar pengisian semalam penuh optimal, karena mengandalkan colokan biasa akan sangat lama untuk baterai sebesar ini.

Kepraktisan Sehari-hari

Sebagai SUV 5 kursi, J6 menyasar keluarga kecil hingga menengah. Desain kotaknya bukan sekadar gaya — bentuk ini biasanya memberi ruang kepala lapang dan bagasi lega dengan bukaan tegak yang memudahkan memuat barang besar. Untuk perjalanan mudik keluarga berempat plus bagasi, ruangnya memadai.

Kenyamanan menghadapi jalan Indonesia yang tak selalu mulus akan sangat bergantung pada setelan suspensi; bodinya yang tinggi memberi ground clearance yang membantu di polisi tidur dan jalan rusak. Bagi yang butuh 7 kursi, J6 bukan jawabannya — pertimbangkan MPV listrik seperti BYD M6 lewat komparasi.

Nilai & Harga

Di rentang Rp490–540 juta, J6 harus bersaing ketat. Mari bandingkan wajar:

  • Chery Omoda E5 (488–508 jt): lebih murah, baterai lebih kecil, tenaga lebih rendah — J6 menawarkan performa lebih.
  • Geely EX5 (475–515 jt, 60,22 kWh) & Changan Deepal S05 (509–539 jt): head-to-head langsung; J6 menang di kapasitas baterai dan tenaga.
  • Hyundai Kona Electric (565–599 jt): sedikit lebih mahal dengan reputasi purna jual mapan.

Untuk uang yang dikeluarkan, J6 memberi paket tenaga besar dan baterai lega. Yang perlu dipertimbangkan adalah jaringan purna jual dan nilai jual kembali Chery yang masih membangun kepercayaan dibanding merek yang lebih lama hadir.

Kelebihan & Kekurangan

  • Plus: Akselerasi cepat (6,9 detik), baterai besar 69,8 kWh, desain boxy yang beda dan lapang, harga kompetitif untuk performa yang ditawarkan.
  • Minus: DC charging 80 kW bukan yang tercepat, hanya 5 kursi, jarak nyata bisa jauh di bawah klaim 450 km bila AC & tenaga sering dipakai, jaringan purna jual masih berkembang.

Kesimpulan

Chery J6 paling cocok untuk keluarga kecil atau individu bergaya aktif yang menginginkan SUV listrik bertenaga, berbaterai lega, dan berdesain unik di kisaran Rp500 jutaan. Ia menawarkan performa di atas rata-rata kelasnya sambil tetap praktis untuk harian dan mampu menempuh perjalanan antar kota dengan sedikit perencanaan. Jika Anda mementingkan kecepatan pengisian tertinggi atau butuh 7 kursi, ada opsi lain di katalog kami. Namun untuk perpaduan tenaga, gaya, dan nilai, J6 adalah kandidat yang sangat layak dipertimbangkan.

Tertarik Chery J6?

Harga & unit bisa berbeda per wilayah dan waktu. Konfirmasi ketersediaan dan penawaran terbaru langsung ke diler resmi Chery.